Fatwa Ulama itu Opini Hukum yang Tidak Mengikat : Cara Menyikapi Fatwa-Fatwa MUI



Oleh : @sahal_AS
1. Berikut adalh kultwitku ttg "Fatwa Ulama itu Opini Hukum yg Tidak Mengikat: Cara Menyikapi Fatwa2 MUI"


2, Bgmn kita mesti menyikapi fatwa MUI ttg haramnya BPJS? Utk menjawabnya kita perlu tahu ttg fatwa dan statusnya dlm hukum Islam.‪#‎Fatwa‬


3. Fatwa itu opini ulama ttg hukum Allah. Ia tdk identik dgn hukum Allah. Demikian Ibnul Qayyim dlm I'lamul Muwaqqi'in .


4. Syariah dirumuskan dan dikembangkan para ulama dlm bentuk "fiqih," artinya pemahaman, yg sebagian besar hasil ijtihad ulama.

5. Fatwa itu masuknya di ranah ijtihad: produk panalaran thd Qur'an n Sunnah oleh ulama yg kompeten, dgn metodologi tertentu.

6. Ketentuan2 Allah yg sudah pasti dan jelas tidak memerlukan fatwa. Misal, tauhid, wajibnya shalat n puasa ramadlan dll.

7. Tapi dlm Islam, ketentuan2 Allah yg sudah pasti dan jelas itu jumahnya terbatas. Di luar itu adlh ranah ijtihad, yg cakupannya luas.

8. Krn fatwa ulama masuknya dlm ranah ijtihad, maka tak heran kalo produknya bisa beda, bahkan bertentangan, satu sama lain. Jgn sendiri2

9. Contoh hukum bunga bank. Pendapat Ulama terbelah: haram mutlak, syubhat (abu2), dan halal mutlak. Masing2 dgn dalilnya sendiri2

10. Yg haramkan bunga bank bilang: itu riba. Yg bilang abu2 (syubhat) anggap statusnya tdk jelas, tp baiknya dihindari. Pendapat ketiga?

11. Pendapat ketiga yg halalkan bunga bank bilang, bunga bank tak identik dgn riba yg memang haram mnrt Islam. Kenapa?

13. Mnrt pendapat ketiga, riba haram krn eksploitatif: kelebihan dari pinjaman yg berlipat ganda nisacaya mencekik orang yg utang.

14. Kelebihan dari pinjaman yg berlipat ganda tsb niscaya menutup kemungkinan produktivitas orang yg utang, misal rentenir. Itulah riba.

15. Kelebihan dari pinjaman dlm kasus bunga bank itu utk biaya adminsitrasi n demi pengembalian modal kpd penanam uang. Tak sama dgn riba.

16. Jadi dlm soal bunga bank, ada 3 fatwa ulama yg berbeda. Dan perbedaan macem gini buuuanyak banget dlm fiqh.


0 komentar: