Kritik-Ku Pada-Mu TUHAN



Hai Tuhan...
Pantaskah aku menyebut-Mu adil ?
Jika rakyat kecil di Sumatra kau selimuti asap
Sedangkan perusak hutan bertelanjang dada di Ibukota



Hai Tuhan...
Pantaskah aku menggelari-Mu sang maha Bijaksana ?
Jika puluhan balita di Kalimantan mengidap gangguan pernapasan karena alam yang "terbakar"
Sedangkan "pembakar" asik bikin anak di pulau Bali


Hai Tuhan...

Mengapa orang desa yang selalu kena ?
Yang jelas hidup tak manja
Yang jelas jarang protes kepada atasan meski selalu diinjak
Yang jelas jarang mengeluh meski hidup susah


Hai Tuhan...

Mengapa tak kau pindahkan asap ini ke Jakarta
Tempat berbagai macam dosa
Tempat sang dalang perusak alam
Tempat berbagai kemunafikan
Tempat orang-orang dungu beradu bacot

Hai Tuhan...
Katanya kau maha pengasih
Katanya kau maha penyayang
Tapi itu hanya cerita dan hanya katanya


0 komentar: