Belajar Cinta dari Ismail

Kau Ismail...
Sang pengorban diri untuk cinta
Namanya tak sementereng ayahandanya Ibrahim
Tapi tak masalah untuknya

Ibrahim berkorban anaknya
Namun Ismail lebih mulia, ia mengorbankan dirinya sendiri
Namun tetap ia hanyalah putra pembesar Israil
Namanya tertutup bayang-bayang ayahanda

Kau Ismail...
Kaulah sejatinya seorang pecinta
Berkorban namun tak merasa berkorban
Mulia namun tak merasa mulia

0 komentar: