Setan Berjubah Malaikat



Jum'at Malam, 13 November 2015 terjadi sebuah serangan teror di Paris (Perancis). Semua pihak saling tuding menuding siapa dalang dari penyerangan yang menewaskan lebih dari 100 orang. Tentu saja sebagian besar masyarakat akan menunjukan tuduhanya kepada Organisasi yang berbasis di Suriah dan Irak yang mengatasnamakan diri sebagai Khilafah Islamiyah atau lebih populer di sebut ISIS.

Entah siapa dalang di balik penyerangan di Paris, namun atas dasar apapun penyerangan itu tidak dapat di benarkan. Apalagi di era perdamaian yang terus menerus di teriakan oleh seluruh masyarakat di seluruh dunia.

Namun anehnya, kekerasan dan penyerangan masih saja tetap terjadi dan konyolnya sebagian dari pelaku penyerangan menjadikan Agama sebagai pembenaran atas tindakan tersebut. Mereka berteriak nama Tuhan sebelum membunuh, mereka gunakan simbol keagamaan untuk menyiksa sesama manusia, aneh memang tapi itulah realitanya.

Saya disini tidak sedang berbicara tentang salah satu agama, karena hampir semua agama pernah melakukan kekerasan atas nama agamanya masing-masing. Hal itu memang berbanding terbalik dengan tujuan dan slogan-slogan keagamaan yang penuh kedamaian, cinta kasih, rahmat untuk seluruh alam dan berbagai slogan dari berbagai agama di muka bumi ini.

Entah apa yang ada di dalam pemikiran para kaum yang mengaku beragama namun kelakuanya macam hewan yang haus darah. Bahkan anehnya mereka mengganggap tindakan mereka adalah tindakan suci bagaikan tindakan malaikat yang menjalankan perintah Tuhanya.

Sejatinya mereka bukanlah Malaikat, tak ada malaikat yang menggunakan hawa nafsu bar-bar untuk kepentinganya sendiri. Mereka ini tak ubah seperti setan, keji, tak berperasaan dan selalu mementingkan hawa nafsu.

Nampaknya tak perlu dalil dari ayat-ayat suci berbagai agama untuk menyatakan mereka (Kaum Setan Berjubah Malaikat) adalah bukan bagian dari agama manapun, cukup dengan akal dan hati yang jernih, kita dapat menilai sendiri.

Semoga kita tetap dalam lindungan Tuhan kita masing-masing dari gerombolan Setan Berjubah Malaikat.


0 komentar: