Orang Jakarta



Pagimu kau lalui dengan berdesak-desakan
Siangmu kau lalui dengan omelan atasan
Senjamu kau kembali berdesakan
Malampun tidur jadi tidak karuan

Kau hidup di Jakarta
Kota yang tidak mengenal canda tawa
Hidup di habiskan dengan bekerja
Meski nyatanya kau tetap jelata

Orang Jakarta hidup namun tidak hidup
Sisi manusianya telah lama redup

Merasa bangga hidup di pusat Negri
Padahal hidupnya hanya sendiri
Tidak mengenal tetangga kanan-kiri
Yang terfikir hanya bekerja setiap hari

Aku orang Jakarta
Mencoba untuk bangkitkan tawa
Berusaha mengubah fikiran di kepala
Meski terus terdesak kejamnya kota

0 komentar: