Ketua Kelas TKJ 8 dari Masa ke Masa

Tiba sudah diujung usia waktuku untuk meninggalkan masa-masa SMK yang penuh dengan cinta dan air mata...

Kali ini saya akan menceritakan (lagi) tentang kelas saya. Dalam hal ini adalah ketua-ketua kelas yang pernah menjabat di kelas saya

Di kelas saya, terhitung 5 orang telah merasakan bangku panas ketua kelas, dari kelas terbaik di sekolah saya (katanya).

Siapa aja sih orang-orang itu ?

Ayo dimulai dari yang pertama.....

1. MUAMAR ZULFIKAR (ACO)
Si Muamar alias Aco ini adalah ketua kelas TKJ 8 saat masa Pra-MOPDB. Dimana kita baru ketemu, masih unyu-unyunya tuh di 36, si Aco udah berani mengajukan diri sebagai ketua kelas.

Aco tercatat (oleh saya) menjabat sebagai ketua kelas selama satu hari. Meski hanya seumur jagung (padahal gak ada jagung umurnya sehari doang), namun hal itu dapat menumbuhkan semangat-semangat permusuhan kompetisi di TKJ 8.


2. ARYA IMAN FATIO
Udah inimah gak penting, yang jelas masa jabatanya cuma saat MOPDB

3. BASO IRWANSAH
Gagal menjadi ketua kelas TKJ pada 2 masa sebelumnya, membuat Baso berusaha lebih keras lagi untuk duduk di kursi panas TKJ. Dengan melakukan koalisi dengan Muamar dkk, Baso akhirnya duduk di jabatan ketua melalui pemilihan umum mengalahkan Arya, Ricken dan Amanda.

Pada masa kepemimpinan Baso, terbentuk koalisi kecil-kecilan atau yang biasa disebut koalisi dalam koalisi. Dimana setiap anak berkumpul sesuai dengan minatnya. Ada koalisi anak Rohis, Anak IT, Anak terlantar, Anak ilang dll.

Karena koalisi-koalisianlah yang membuat TKJ 8 saat itu sering mengalami perpecahan, meski akhirnya baean lagi. Yah mau gimana ? benci-benci juga butuh ?

Namun bagaimanapun, kepemimpinan baso patut diapresiasi dalam hal ketelatenanya memanggil guru dan tugas-tugas administratif ketua kelas lainya.

Baso mengakhiri masa jabatanya hingga selesai semester 2.


Rayhan atau anak-anak biasa manggil dia Pite, adalah ketua kelas TKJ saat masa-masa semester 3 sampai 4, yang berarti masa jabatan beliau lebih banyak dihabiskan dalam waktu-waktu Prakerin.

Tidak banyak yang saya tau tentang kepemimpinan dia, namun yang saya tau dia selalu marah-marah ketika tak dapat mengatur kelasnya. Marah-marahnya seorang pite itu abstrak, tidak terstruktur dan non masif.


Ihsan, Pavy, Kecil atau apalah sebutan lainya adalah ketua kelas yang terpilih secara langsung melalui pemilihan selain Baso.

Dengan sifatnya yang unik, aneh dan kadang ngeselin membuat Phale dan kawan-kawan 'ngerjain' dia untuk duduk di kursi ketua kelas TKJ.

Namun sengesel-ngeselinya si Pavy ini, iaberhasil menyatukan koalisi-koalisi kecil yang ada di TKJ 8.

Namun tetap saja, sifatnya yang terkesan tak peduli akan tugasnya membuat anak-anak TKJ 8 sering gregetan sendiri.




Udah mungkin gitu aja, tulisan ini buat nambah-nambah isi blog doang ko, ga usah di bawah heboh yah.....

0 komentar: