Lah Wong Cinta

https://www.jaisyu.com/mengenal-makna-dibalik-sebuah-cinta/


Hpku bergerak-gerak, aku lihat ada pesan masuk di WhatsApp. Aku buka ternyata dari teman SMPku yang akhir-akhir ini memang sering berhubungan via WhatsApp, bahkan kemarin temanku itu mampir ke kosanku yang ada di kawasan sawah besar Jakarta Pusat.

Ternyata temanku itu mengirimkan sebuah photo, akupun harus menunggu sebentar proses download yang berjalan. Setelah selesai... Etsalam ternyata itu foto mantanku dan yang membuatku kaget adalah cowo disampingnya yang (maaf) mukanya itu nggapleki nemen.

Bukanya menghina yah, mantanku ini bisalah di katakan cantik, semok dan berisi. Yang naksirpun guanteng-guanteng, tapi kok yah dapetnya yang menurut saya dan hampir bisa di pastikan menurut sebagian besar orang itu enggak pantes.

Bahkan temanku yang mengirimkanku foto itupun ikut mengometari begini "jauh man, jauh... jauh banget cowoknya" Ya rabb berikan aku kekuatan untuk tak ikut menghina.

Mungkin sebagian dari kalian akan bilang "itu cowoknya orang kaya kali" "Itu cowoknya pake dukun kali" "Cowoknya motornya bagus itumah"

Oke, oke saya tau semua tuduhan itu bisa jadi benar. Namun bisa jadi juga salah loh. Karena menurut pengamatan saya yang telah lama berkecimpung dalam dunia percuhatan, mereka yang berpacaran tidak ada yang bisa menjelaskan secara pasti mengenai alasan kenapa bisa mencintai pasanganya. Alasan paling klasik namun banyak benarnya yah "lah wong cinta"

Mungkin ada sebagian dari kalian menganggap cinta tanpa alasan itu bualan dan omong kosong belaka. Namun bagi saya, cinta justru tak bisa beralasan, kalau beralasan itu namanya kalkulasi, itung-itungan dan itu bukan cinta.

Contoh di atas yang terjadi dengan mantan saya itu hanya sebagian kecil contoh. Masih ada beberapa kerabat saya yang rela menunggu mati-matian, padahal yang di tunggu sudah berpaling ke lain hati. Ada pula yang terus mengiba bak pengimis cinta, padahal yang di mintai cintanya sering berbuat jahat padanya.

Oleh karena itulah mengapa cinta tidak dapat di pertanyakan, tidak dapat di atur, dan tidak dapat di kompromikan. Mungkin untuk soal menikah kita bisa merencanakanya, namun soal cinta, kita tidak dapat berencana, cinta kita untuk siapa. Tiba-tiba bisa cinta aja loh.

Jadi jika kalian tidak dapat menemukan alasan mengapa kalian mencintai pasangan kalian, mungkin kalian itu merasakan cinta yang sesungguhnya. Tetaplah mencinta, jika ada yang mempertanyakan, tinggal bilang aja "Lah wong cinta".....

Tabik...


0 komentar: