Tips Mendapat Jodoh yang Kita Inginkan


Oke kali ini aku menulis suatu tips yang cukup menarik untuk dibaca oleh kawula muda yang sedang mencari tambatan hati untuk di nikahi.

Sebenarnya tulisan ini terinspirasi dari salah satu grup WhatsApp yang ngomongin nikah melulu tapi penghuninya enggak ada yang nikah-nikah. Hafal konsep saja yang di pupuk menjadi keinginan namun gerakanya nol, ragu ini, ragu itu, macam mantan kepala suku di grup itu yang sekarang sudah bukan lagi kepala suku karena beliau sudah diangkat menjadi Duta Shampo Lain Air Mata Asmara, siapa lagi kalau bukan Supry

Oke, agar kita tidak seperti bapak Air Mata Asmara tersebut, waktunya kita tinggalkan konsep-konsep yang njelimet tentang cinta, waktunya kita bergerak dan cari cinta itu.

Oke langsung saja kita ke tips yang pertama agar kita bisa memperoleh jodoh yang di inginkan.


Carilah Pada Waktu yang Tepat
Waktu yang tepat kapan sih untuk mencari jodoh ?

Waktu yang tepat bagi setiap orang itu berbeda-beda saudara. Setiap orang mengalami hal-hal yang berbeda setiap detiknya, maka untuk mencari pasanganpun waktunya berbeda.

Di dalam mencari pasangan kita harus yakin kita sudah sampai pada waktu yang mumpuni. Baik mumpuni secara materil maupun mental.

Karena bagiku, mendapatkan seorang jodoh disaat materil kita masih pontang-panting dan mental kita masih kekanak-kanakan. Yang datang justru bukan jodoh yang di inginkan, namun jodoh yang hanya didasari semangat mencinta tanpa mengerti esensi cinta itu sendiri. Yah kaya Supry inilah... Semangatnya menggebu sangat, namun dia melupakan esensi-esensi dasar percintaan.


Carilah Pada Tempat yang Tepat
Sama halnya dengan waktu. Dalam mencari jodoh harus pada tempat yang tepat pula.

Mencari ikan laut itu di laut, mencari ikan tawar itu di sungai, tambak atau tempat air tawar lainya.

Dan mencari jodoh yang di inginkanpun harus tau tempatnya. Kalau mau cari jodoh yang hafidz yah cari di tempat-tempat pengajian, cari jodoh pengusung khilafah, cobalah masuk HTI.

Wong tiap hari nongkrong di angkringan, pengenya jodohnya kaya Desi Ratnasari, mimpimu itu kaya Supry aja, pengen dapet jodoh ade kelas, capernya di IG. Udah tau doi jarang buka IG, cobalah caper ditempat lain.


Ngaca
Ini yang terakhir namun paling fatal.

Kita emang harus banyak-banyak ngaca sebelum kita menargetkan jodoh seperti apa yang harus kita dapatkan.

Jangan sampai kita menargetkan hal yang terlalu tinggi, tanpa ngaca seberapa rendah kita.

Mungkin si Supry berjuang selama hampir 3 Tahun ini selalu gagal karena lupa berkaca diri huhuhuhu



***


Oke itu semua adalah tips dari saya, dan jika ada yang menentang tips tersebut, aku akan menentang yang paling depan.

Bagaimanapun aku penggemar berat Supry, teory-teory cintanya meski tidak masuk di akal namun sungguh menginspirasi.

Biarlah tulisan ini menjadi tips orang-orang yang hanya berfikir tekstual, kaku dan serba dengan hitungan yang mumet. Dan biarkan orang-orang sepertiku dan juga Supry mendapatkan jodohnya dengan selaw, dengan cinta, dan beberapa tetes air mata.

Gunakanlah tipsku di atas, kau mungkin akan mendapatkan jodoh yang diinginkan. Tapi belum tentu kau mendapat kebahagiaan, mendapatkan cinta.

"Banyak orang menikah, namun sedikit yang merasakan cinta" begitulah kata Sudjiwo Tedjo

Hidup Supry.....

0 komentar: